Puisi

Surat untuk Penghuni Rahim [1]

Teruntuk amanahNya yang sedang singgah di rahim.
Tumbuhlah bersama do’a yang tak terputus. Kelak, jika sudah lahir, jadilah pembelajar hidup yang bertaqwa.

Belajarlah dengan tekun, kemudian mengamalkannya tanpa setitik sombong. Rendah hati, terbuka pada kritik, mengkritisi hal” penting yang berujung pada pembenahan diri tanpa tapi.

Supaya apa? Supaya menjadi manusia yang bermanfaat, bukan dimanfaatkan. Selain itu untuk memanusiakan manusia. Pahamilah bahwa hidup ini sangat berwarna. Kita boleh tahu apa pun, namun tetap hanya ada satu warna yang harus dipegang teguh hingga akhir hayat.

Tidak ada manusia yang sempurna, tapi tidak ada salahnya belajar untuk menjadi bagian dari cahaya di masa depan.

Semoga Allah mengizinkan kita sehat selalu hingga kelak berjumpa dan hidup bersama. Amiiin…

Rabbi habli minasshoolihiin…
Wallahu’alam Bissowab…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *