Site Loading

Assalamu’alaikum, semuanya!

Tak terasa yaa kita semua sudah sampai di pertengahan tahun. Meskipun masih dalam suasana pandemi, tapi kita tetap harus semangat beraktivitas karena hidup harus tetap berjalan.

Bagi teman-teman beraktivitas di luar rumah, protokol kesehatan benar-benar harus dipatuhi. Bahkan, suami Lae pun hampir setiap hari selain memakai masker, membawa hand sanitizer juga membawa bekal makan siang dan camilan dari rumah. Bukan karena sok menghemat, tapi untuk mencegah penyebaran virus yang mungkin bisa tertular dari kegiatan makan siang di luar kantor.

Lae mulai menyiapkan bekal suami setelah salat subuh. Biasanya dimulai dengan masak menu-menu yang sederhana, seperti tumisan dan gorengan untuk makan siang. Sarapannya apa? kebetulan suami bukan tipe orang yang rajin sarapan, beda banget sama istrinya yang wajib sarapan, haha. Sebagai gantinya, Lae siapkan buah potong yang bisa dicamil di jam-jam menuju siang. Jadi, buah itu wajib banget ada di rumah.

Mencuci Buah yang Baik dan Benar

Dengan adanya pandemi tentu kita lebih berhati-hati dengan apa yang dibeli di luar rumah, sekali pun hanya membeli kebutuhan sehari-hari. Mungkin seringkali kita hanya peduli pada kebersihan tangan saat keluar rumah. Tapi bagaimana dengan virus/kuman yang menempel pada barang yang dibeli, termasuk buah-buahan?

Kita memang tidak bisa memastikan sebanyak apa kuman yang menempel pada buah-buahan yang dibeli karena tak kasat mata. Kita juga tidak tahu apakah tangan-tangan yang memegang buahnya sebelum kita bersih atau tidak, meskipun saat membeli kondisinya masih fresh. Maka dari itu penting sekali sepulang belanja langsung mencucinya agar terbebas dari kuman.

Dilansir dari Halodoc, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan sebelum mencuci buah:

1.Mencuci Tangan

Sebelum menyentuh buah yang akan dicuci, pastikan tangan kita bersih terlebih dahulu. Karena kita tidak pernah tahu sekotor apa tangan kita walaupun secara kasat mata terlihat bersih.

2.Pisahkan Buah dengan Belanjaan Lainnya

Pisahkan buah dengan sayur dan belanjaan lainnya. Hal tersebut dapat membuat paparan pestisida atau penyebab penyakit lainnya yang ada tidak menempel ke makanan lain.

3.Potong Bagian yang Rusak

Mungkin adakalanya terdapat bagian yang rusak pada buah yang kita beli. Maka dari itu sebelum dicuci bisa dipotong bagian rusaknya terlebih dahulu.

Nah…setelah melakukan tiga hal tersebut, saatnya kita mulai proses pencucian. Tentang proses pencucian buah ternyata setiap orang bisa berbeda pendapat. Ada yang cukup direndam air bersih, ada yang cukup dicuci dengan air mengalir tanpa sabun, ada juga yang menggunakan sabun khusus yang food grade. Tapi apa mencuci dengan air dari kran saja cukup? Menurut Lae tentu tidak, apalagi kondisi pandemi membuat segala sesuatunya harus benar-benar bersih dan steril.

Oh My Orange Antibacterial Dishwashing Liquid

Jika teman-teman sedang mencari sabun food grade untuk mencuci buah-buahan. Saran Lae bisa coba produknya Oh My Orange (OMO) by MOOIMOM, yaitu Oh My Orange Antibacterial Dishwashing Liquid.

Oh My Orange Antibacterial Dishwashing Liquid adalah sabun yang digunakan untuk mencuci peralatan makan. Produk ini bebas dari bahan kimia seperti Phosphorus, Fluorescent, Triclosan, Bleach, Dyes, Nanyl Phenol bahkan tidak mengandung parfum. Dengan keharuman jeruk alami, menjadikan seluruh peralatan makan bebas minyak maupun noda membandel sisa makanan. Selain peralatan makan, sabun ini juga ย sangat aman untuk mencuci bahan-bahan makanan seperti buah dan sayur karena 100% food grade. Menarik bukan?

Sumber: www.mooimom.id

Selain 100% food grade, sabun ini juga terbuat dari jeruk berkualitas tinggi dari Inggris yang kaya akan nutrisi. Diproses dengan teknologi tinggi cool pressed, untuk mempertahankan aroma, kesegaran dan nutrisi pada minyak jeruk. Hebatnya lagi OMO Antibacterial Diswashing Liquid juga mengandung ekstrak lidah buaya, sehingga tidak menimbulkan iritasi. Busa yang dihasilkan pun efektif membasmi kuman maupun menghilangkan minyak yang menempel pada alat makan dan barang-barang keluarga lainnya.

Cara mencuci buah dengan OMO Antibacterial Diswashing Liquid ala Lae:

  1. Siapkan wadah mangkok/baskom dan isi dengan air bersih.
  2. Tekanย pump kemasan OMO Antibacterial Diswashing Liquid hingga keluar sabunnya, lalu campurkan dengan air bersih tadi.
  3. Masukkan buah-buahan ke dalam wadah berisi air sabun sambil menggosokkan permukaan kulitnya dengan tangan kita (khusus buah yang berkulit tebal). Sedangkan untuk buah-bahan berkulit tipis seperti strawberry jangan terlalu keras menggosoknya agar permukaan kulitnya tidak rusak. Dengan demikian, lilin/pestisida yang menempel pada buah akan hilang.
  4. Cuci dengan air mengalir

Itulah empat langkah mencuci buah dengan OMO Antibacterial Diswashing Liquid ala Lae. Kalau misalnya ada yang salah atau ada yang belum Lae tahu, teman-teman bisa kasih masukan di kolom komentar postingan ini ya!

Bersih, Wangi, Sehat

Setelah mencuci buah dengan OMO Antibacterial Diswashing Liquid, permukaan kulit buah-buahan yang Lae cuci terasa kesat, warnanya jadi lebih segar dan aromanya jadi lebih fresh. Tidak khawatir lagi dengan pestisida atau kuman-kuman yang sebelumnya menempel pada buah. Pastinya Lae jadi makin percaya diri membuat buah potong untuk bekal suami. Hehehe…

Masih penasaran dan ingin mencoba produk OMO Antibacterial Dishwashing Liquid? Teman-teman bisa bisa langsung mengunjungi websitenya www.mooimom.id . Kabar gembiranya,ย  ada potongan sebesar 10% maksimal Rp. 30.000 dengan belanja minimal Rp. 300.000. Caranya masukan kode voucher BLOGLINA10 saat checkout. Hanya berlaku untuk produk dengan harga diskon, ya! Selain produk ini, masih banyak produk OMO lainnya yang bisa teman-teman order dan bikin kalap.

Terima kasih sudah membaca hingga tuntas, sampai jumpa di tulisan Lae berikutnya.

Have a nice day ๐Ÿ™‚

Wassalamuโ€™alaikum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Secondary Navigation