Puisi

PR-nya IRT

Pagi!

Setelah menikah mau tidak mau perempuan harus multitalent seiring peran yang bertambah. Ditambah jika kita tinggal hanya berdua dengan suami. Banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, terlebih jika istri masih kerja kantoran.

Berbicara tentang pekerjaan rumah selalu ada yang unik. Dimulai dari pembagian waktu, tugas, perabotan yang mendukung dan lainnya. Waktu masih kerja Lae menjadikan hari Sabtu sebagai hari beres-beres rumah kecuali menyetrika. Sedangkan menyetrika Lae cicil setiap malam, itu pun jika sampai di rumah masih ada tenaga.

Pasca cuti melahirkan Lae resign. Bagaimana dengan pekerjaan rumah? tentu bertambah dan pastinya tiada hari tanpa beres-beres rumah sambil mengasuh anak.

Tidak ada istri/ibu yang sempurna, termasuk urusan beres-beres rumah. Orang-orang bilang, beres atau tidaknya tergantung mood, waktu dan anak. Ya, Lae setuju, semua pekerjaan rumah itu menyenangkan namun untuk menyelesaikannya butuh mood, waktu dan anak yang tenang.

Dari sekian banyak pekerjaan rumah yang Lae suka adalah menyuci piring dan ngepel. Mungkin karena waktu lajang sudah terbiasa. Untuk menyetrika baju biasanya Lae simpan setelah yang lain selesai karena cukup menguras energi dan harus dalam keadaan tenang. Masak? Ah, ini sedikit dilematis karena belum bisa memasak banyak jenis makanan. Tapi alhamdilillah seiring waktu Lae coba browsing cara memasak makanan harian yang mudah, enak dan bergizi.

Yap…itu dia sekilas tentang PR-nya Ibu Rumah Tangga (IRT). Bagaimanapun harus dinikmati, dijalani dan disyukuri. Kalau sedang jenuh tidak ada salahnya mengalihkan diri pada hobi yang bermanfaat.

Happy IRT!

Happy family!

(0) Comments

  1. Renita Oktavia says:

    Sesama IRT, I know how it feels, mbak 😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *