Site Loading

Happy weekend, teman-teman 🙂

Akhir-akhir ini Lae memikirkan banyak hal, mengingat tahun ini setiap harinya berbeda dari tahun kemarin. Status pun berbeda, dulu seorang istri yang sedang hamil sekarang berstatus ibu, dulu seorang karyawati sekarang menjadi ibu rumah tangga yang stay at home. Lagi-lagi Dia memiliki skenario yang unik, selalu ada tantangan setiap harinya yang Lae yakin itu adalah ujian serta bukti Dia menyayangi kita. Jika kita bisa menghadapinya dengan indah, insyaallah akan berujung indah. Amin.

Setiap orang wajib hidup lebih baik setiap harinya. Maka dari itu perlu adanya evaluasi kemudian membuat resolusi. Kalau ditanya bagaimana evaluasi tahun 2018? Hasilnya ada beberapa yang sudah tercapai ada juga yang belum, dan itu lumrah. Selama Dia memberi kita rezeki usia, tekadkanlah bahwa kita harus menjalani hidup sebaik-baiknya.

Tahun baru, semangat baru!

Ngomong-ngomong, tepat di akhir tahun 2018 Lae sempat mencatat lima hal yang menjadi resolusi tahun ini seputar karya, karir dan lingkungan. Harapannya Lae bisa menjadi seorang istri dan ibu yang produktif, baik mengerjakan tugas domestik hingga berkarya yang menyenangkan nan berkah.

Baca: New Year, New Wishlist

Baca: 2019 Belajar Ramah Lingkungan dari Rumah

Teman-teman…

Kalau boleh cerita beberapa hari yang lalu Lae merenungkan, apa yang sebenarnya harus dilakukan agar resolusi tercapai, untuk apa dibuat, untuk siapa dan agar apa? (Ah, lagi-lagi ‘filsuf gadungan’ ini pikirannya kemana-mana!). Tiba-tiba Lae ingat satu kalimat yang sangat klasik, bahwa jika diri kita positif maka semesta pun ikut positif. Artinya jika kita positif (pikiran dan hati) maka akan menemukan jalan yang baik hingga tercapailah yang di harapkan. Intinya, jika untuk mencapai target tahun 2019 kita harus memperbaiki pikiran, hati dan tindakan kita terlebih dahulu. Lae sudah bisa? Jujur, belum dan sedang proses memperbaiki diri. Tidak ada manusia yang sempurna, bukan?

Selain itu dari hasil merenung Lae menemukan kesimpulan bahwa untuk mewujudkan resolusi 2019 kita harus memperbaiki beberapa hubungan. Pertama, hubungan dengan-Nya, libatkan Dia di setiap gerak kita agar langkah kita tidak salah. Selain itu ingatlah bahwa kita hidup dan mati karena-Nya, jadi pastikan setiap langkah kita bermanfaat dan didasari atas rasa cinta kita pada-Nya. Kedua, hubungan dengan diri sendiri dan ini pastinya menjadi PR berat. Apalagi di tahun 2018 harus  bisa menerima kenyataan melahirkan lebih cepat dari HPL (prematur), resign kerja dan pastinya harus ekstra berdamai dengan diri sendiri. Terlepas dari itu Lae harus banyak bersyukur karena Dia masih mengizinkan hidup. Hari ini tinggal bagaimana Lae bisa move-on dan move-up. Ketiga, hubungan dengan sesama manusia. Mungkin jika sebelumnya kita masih kurang silaturahim dengan keluarga/teman ada  baiknya tahun ini diperbanyak. Lae termasuk orang yang percaya bahwa silaturahmi membawa rezeki.

Nah, salahsatu bentuk nyata silaturahim membawa rezeki versi Lae adalah berkolaborasi dengan teman-teman di komunitas Bandung Hijab Blogger untuk menulis dengan tema menarik setiap bulannya. Termasuk tulisan ini.

ooo

Mari saling mendoakan agar resolusi kita tahun ini tercapai dengan baik. New year, new happiness. Amiin yaa Robbal Aalamiin.

 

27 thoughts on “New Year, New Happiness

  1. 3 poin itu emang mewakili semuanya ya. Hubungan dengan Yang Di Atas, dengan sesama, dan yg terakhir dengan diri sendiri. Kalau ketiganya sudah dijalani, kemungkinan hidup lebih damai ya..

  2. Aku salut sama ibu-ibu yang bisa tegar saat harus lahiran lebih cepat dari biasanya. Jadi inget temen, hehe.

    Suka dengan kalimat, kalau kita positif, maka semesta pun ikut positif. Harus belajar positif thinking dari sekarang 🙂

  3. MasyaAllah suka banget sama ketiga poin diatas, setuju teh kalo ketiga hal itu udah bisa dijalani Insyaallah hidup jadi lebih tenang, bahagia dan rezeki pun mengikuti yah thanks for sharing teh Lae

  4. Teh Lae peluuuuuk duluuuu, peluk gabrug yuk wkwk. Aamiin teh, kita bisa kolaborasi bareng teh buat saling menguatkan dan berkarya yang sangat menyenangkan. Hwaiting to be a great mom teh Lae. Love!

  5. Betul teh.. memperbaiki hubungan dengan Allah itu paling bener. Karena semuanya berawal dr Nya..
    Kadang kita suka lupa. Udh susah udh sedih baru inget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Secondary Navigation