Health Keluarga

Dear Newbie Mom, Ini Dia Tips agar Tubuh ‘Tetap Waras’ Saat Ramadan

Semangat PAGI, semuanya 😍

Alhamdulillah, Ramadan tinggal menghitung hari. Sudah saatnya kita mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, baik secara lahir maupun batin. Terlebih bagi kaum Ibu Rumah Tangga yang kesehariannya didominasi oleh kegiatan domestik. Pastinya dari sekarang sudah mempersiapkan referensi menu sahur dan berbuka.

Nah…bagaimana dengan teman-teman, sudah sejauh mana persiapannya?

Dilema Newbie Mom

Sebagai newbie mom Lae galau, mau puasa atau tidak. Alasannya, tahun kemarin tidak puasa karena sedang hamil besar. Kebetulan Hafshah juga saat ini asupan makanan dan minumnya sudah dibilang tenang. Selain ASI ia juga mengonsumsi MPASI dan susu formula (pemberian susu formula atas rekomendasi dokter yaa).

Namun di sisi lain Lae khawatir tubuh ini ‘tidak waras’. Maksudnya tubuh jadi lemah, letih, lesu dan lunglai karena mengerjakan tugas domestik yang bertambah (sebut saja merawat anak, beres-beres rumah, masak menu sahur/buka puasa). Pastinya butuh tenaga yang lebih ekstra dari hari-hari biasa. Apalagi Hafshah juga sedang lincah-lincahnya. Sehingga Lae wajib menjaga kesehatan tubuh agar ‘tetap waras’ saat berpuasa.

Healthy Talk dengan Ahli Gizi

Nah, teman-teman…

Akhirnya kegalauan Lae seputar rencana puasa Ramadan terjawab. Tanggal 28 April lalu Lae berkesempatan hadir di event komunitas Blogger Vlogger Yeppo, yang berempat di Kafe Blockchain Bandung . Di salahsatu rangkaian acaranya, mereka menghadirkan seorang ahli gizi bernama Dr. Rahma. Ia menjelaskan tentang ‘Sehat dan Bergizi Selama Ramadan’.

Dari sekian banyak dan lama penuturannya, dicampur pengalaman prubadi, Lae simpulkan ada tiga tips agar tubuh ‘tetap waras’ di bulan Ramadan:

1. Olahraga

Kapan pun tubuh kita perlu olahraga, termasuk saat Ramadan. Meskipun sedang berpuasa, teman-teman tetap dianjurkan berolahraga. Dr. Rahma mnyampaikan bahwa kita bisa berolahraga setengah jam sebelum buka puasa.

Dipikir-pikir benar juga, berpuasa bukan menjadi penghalang olahraga. Faktanya adik Lae yang sport addict selalu latihan basket meski saat berpuasa dan sehat-sehat saja. Sedangkan untuk Ibu Rumah Tangga olahraga bisa berupa beres-beres rumah atau sesekali jogging. Mungkin, dalam hal ini jenis dan durasi olahraganya yang harus diperhatikan terlebih dahulu.

2. Istirahat yang Cukup

Puasa= Bisa tidur lebih LAMA?

Oooooow, tidak semudah ituuu fergusoooo!

Rugi banget kalau kita tidak memanfaatkan waktu di bulan Ramadan dengan baik. Tapi memang tidak dapat dipungkiri tubuh bisa jadi kurang bertenaga. Maka dari itu dianjurkan beristirahat yang cukup. Seperti tidur sejenak, puasa social media beberapa jam saja dan lainnya.

Bagi newbie mom boleh banget istirahat, terutama setelah memasak dan setelah bayi tertidur. Karena Kita juga harus bisa menunaikan hak tubuh. Biasanya, kurang istirahat pada newbie mom menyebabkan konsentrasi melemah, tubuh lemas dan emosi meluap. Betul apa BETUL? Hehe…

3. Minum dan Makan dengan Gizi Seimbang

Nah…ini point TERPENTING!

Biasanya, moment buka puasa dijadikan alat ‘balas dendam’. Makanan sehat hingga junk food dilahap dalam satu waktu, belum ditambah minuman segar yang didominasi perasa manis buatan Yang tidak baik bagi tubuh. Padahal, puasa adalah kesempatan kita untuk melatih hawa nafsu dan memperbanyak beribadah. Maka tidak jarang jika banyak orang yang berat badannya justru bertambah disertai gangguan (darah tinggi/kolestrol/asam urat) setelah menunaikan ibadah puasa.

Salah gitu makan banyak? Tentu salah jika tidak memerhatikan porsi dan gizinya!

Sharing tentang ‘Sehat dan Bergizi selama Berpuasa’ bersama Dr Rahma

Dr. Rahma menuturkan bahwa saat berpuasa tubuh kita terdetox secara alami. Maka dari itu diperlukan asupan makanan empat sehat lima sempurna, agar tubuh kita benar-benar sehat. Terlebih bagi orang-orang yang memiliki aktivitas yang padat.

Lae baru tahu bahwa ada rumus tentang mengatur porsi makanan sehat selama Ramadan. Diantaranya 40-45% saat sahur, 10-20% saat berbuka, 25-30% setelah maghrib dan 10-20% setelah terawih. Mengapa saat sahur persentasenya lebih besar? Karena setelah sahur kita akan menjalankan aktivitas harian. Dalam menentukan menu makanan, pastikan terdapat karbohidrat kompleks, sayur, buah, dan menghindari kopi dan teh. Alasannya karena kedua minuman tersebut bersifat diuretik (merangsang buang air kecil) sehingga tubuh kekurangan cairan.

Ngomong-ngomong rumus di atas sangat bermanfaat bagi Lae untuk mengatur menu makanan harian selama Ramadan. Walaupun terkesan ‘ribet’, demi kesehatan mengapa tidak?

Seperti makanan, asupan minuman saat berpuasa juga perlu diperhatikan. Pasalnya, tubuh kita lebih mudah kekurangan cairan. Selain minum banyak air mineral, tidak minum teh/kopi, ternyata kita juga memerlukan minuman isotonik yang komposisinya mirip cairan tubuh. Agar selama berpuasa tetap segar bugar dan konsentrasi tetap tajam.

Dari sekian banyak minuman isotonik, yang komposisinya mirip dengan cairan tubuh adalah Pocari Sweat. Minuman yang menyegarkan ini wajib ada selama puasa karena diserap baik oleh tubuh. Sehingga cairan akan bertahan lebih lama serta mencegah dehidrasi. Yakin gak mau nyetok Pocari Sweat?

Bagi newbie mom hal ini penting sekali. Jangan sampai dehidrasi karena bayi membutuhkan ASI dan kualitas ASI tergantung pada asupan makanan dan minuman ibu. Lae paling gak bisa kehausan saat menyusui. Semoga dengan mengonsumsi Pocari Sweat saat sahur serta ditambah mengonsumsi makanan sehat, Lae bisa berpuasa dan mengASIhi dengan lancar dan ‘tetap waras’. Amin…

Semoga tulisan ini bermanfaat, terimakasih sudah membaca. Sampai jumpa di tulisan Lae berikutnya, yaa ^_^

Marhaban Yaa Ramadan

(0) Comments

  1. Mashaa Allah eventnya seru banget sangat informatif

  2. Aku juga suka minum pocari sweat saat sahur dan buka puasa teh, memang sangat baik utk tubuh agar tdk kekurangan cairan

  3. Nah kan, minuman favorit ku ini..go ion go ion hehe..

  4. Megha Rachma says:

    Ow ternyata pocari sweat aman yah dikonsumsi saat sahur. Bisa menjaga stamina seharian yah biar gak lemes. Cocok kayaknya buat aku nih, tiap puasa aku keliatan pasti lemes banget. Makasi teh sharingnya

  5. Sangat informatif Teh tulisannya
    Aku pun nyetok banyak nih Pocari Sweat buat puasa nanti hehe

  6. Pocari ini tetap aman ya teh Lae buat bumil. Trus bener ya buat newbie mom, perencanaan puasa ini harus banget dilakukan, semangat selalu teh Lae dalam menyambut bulan Ramadhan, semoga keberkahan selalu melimpahi keluarga teh Lae.

  7. Rumusnya langsung aku capture nuhun pisan lae πŸ™‚

  8. niaharyanto says:

    Minum Pocari Sweat saat sahur memang lumayan banget bikin seger di siang hari saat puasa. Ion-ionnya bikin tubuh gak cepet dehidrasi.

  9. tasha quipper says:

    aku selalu stok banyak pocari dirumah.. karena benar-benar minuman ion terbaik

  10. greenlady 711 says:

    Waktu dulu pas nyusuin, aq gak puasa, soal ny memang asi ny sedikit,takutnya kalo puasa makin sedikit… Semangadd yaa Lae… 😘😘

  11. Pocari Sweat minuman wajib saat puasa niiih

  12. yup, puasa itu tidak untuk bermalas-malasan. jadi niat harus diluruskan dan tetap melakukan hal-hal yang positif dan produktif tentunya dengan didukung dengan menu buka dan sahur yang sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *