Lain-lain

Belanja di Instagram, Nay or Yay?

Hari gini belum pernah ‘jajan’ di Instagram, apa kata dunia?

Halo Dear, di era serba canggih ini jajan via social media (Socmed)  sudah menjadi sebuah lifestyle. Bagaimana tidak, setiap hari online shop semakin bertaburan dan tentu menggoda iman dompet kita (pernah merasakan?).

Dari sekian Socmed, Instagram adalah Socmed yang friendly untuk mencari barang yang kita inginkan. Teman-teman cukup seach dengan kata kunci nama online shop, produk atau hashtag, tunggu beberapa saat dan munculah banyak pilihan. Sejak itulah kita mau tidak mau harus rela menghabiskan waktu untuk memperhatikan gambar produk satu per satu dan menahan hasrat ingin jajan berlebihan, terutama jika ada promo (yeaaaay!).

Selain mudah, jajan via di Instagram juga menghemat waktu dan tenaga. Bayangkan saja jika kita harus pergi ke luar untuk berbelanja. Harus jalan kesana-kemari, keliling toko dan belum tentu mendapatkan barang yang cocok saat itu juga. Sedangkan belanja via Instagram mudah sekali. Cukup duduk manis, siapkan gadget dan jangan lupa isi dengan quota yang banyak (pastilah).

Meskipun kelihatannya mudah dan menyenangkan, ternyata tidak sedikit orang lho yang masih belum mau percaya tentang belanja via Instagram. Alasannya karena banyak kasus penipuan bermodus transaksi belanja via Instagram.

Nah Dear, awalnya Lae termasuk orang yang tidak percaya dan ANTI belanja via Socmed. Namun setelah terjun sendiri di dunia online shop, ternyata masih banyak online shop yang jujur dan menyenangkan. So, menurut Lae belanja via Instagram is YAY! Asalkan Dear memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Kualitas Gambar

1
“Di Instagram fotonya bagus, tapi pas dateng kok beda?”
Dear, hal terpenting di instagram adalah konten gambar. Biasanya pelaku online shop Instagram melakukan sesi foto khusus agar kontennya menarik perhatian followers sejak pandangan pertama. Agar tidak tertipu hindari gambar dengan kualitas editan berlebihan (terutama warna) karena kemungkinan besar berbeda dengan aslinya. Atau Dear bisa menghubungi admin untuk meminta real picture.

2. Review/Testimoni

2
Belanja via Instagram memang harus penuh kehati-hatian. Maka dari itu carilah testimoni/review baik dengan cara mencari hasgtag/tag atau bertanya langsung pada teman kita yang pernah belanja di online shop tersebut.

Jatuhkan pilihan pada online shop yang sudah memiliki customer yang banyak serta testimoni positif. Hal tersebut dapat membuat kita terhindar dari penipuan berkedok belanja via Instagram.

3. Pelayanan Admin Instagram

3
Online shop yang terpercaya pasti memiliki SDM admin yang siap melayani customer dengan maksimal. Begitupula admin Instagram yang harus melayani customer mulai dari menjawab pertanyaan, membuat nota pembelanjaan bahkan hingga packing.

Satu catatan dari Lae, admin Instagram bukan ‘pembantu’ melainkan ‘partner’ belanja. Baik admin maupun customer harus bekerjasama dan saling memahami satu sama lain. Karena tidak sedikit customer kurang sabar dan admin Instagram yang tidak cepat tanggap.

4. Jadilah Pembeli yang Cerdas

4
Dear, jangan sampai kita merasa tertipu padahal kita sendiri tidak cerdas dalam berbelanja via Instagram. Biasakan membaca caption dengan cermat, terutama seputar alur pembelanjaan. Jika ada yang belum dipahami bertanyalah pada admin Instagram tersebut ,termasuk tentang ketentuan retur barang apabila cacat/tertukar.

Nah Dear, itulah sedikit share seputar belanja via instagram. Sekali lagi, kalau ditanya YAY or NAY, Lae jawab belanja via Instagram itu YAY!

Selamat beraktivitas kembali, have a great day ^_^

=============================================================

Catatan: Tulisan ini kolaborasi perdana bersama kak Ratna Maulina Putri Ariani  (www.mamaketje.com) dan kak Ade Delina Putri (www.sohibunnisa.com).

Yuk baca karya kak Ratna di—> http://www.mamaketje.com/2017/03/21/belanja-di-instagram-nay-or-yay/

Karya kak Ade di—> http://www.sohibunnisa.com/2017/03/belanja-di-instagram-nay-or-yay.html

Thank you ^_^

===============================================================

(0) Comments

  1. […] Ini kali pertama saya membuat artikel berkolaborasi dengan teman blogger lainnya, kali ini saya berkolaborasi dengan Mbak Ade dan Teh Lae, kita akan membahas “belanja di instagram itu nay apa yay?”, Ini pendapat Mbak Ade dan ini pendapat Teh Lae […]

  2. Nah poin 4 yang masih sering aku temuin. Udah jelas ditulis di caption, tapi masih ada aja yang tanya di komentar. Makanya aku pernah baca salah satu olshop, dia nulis “biasakan baca dulu, baru komentar dan bertanya” 😀

  3. Hmm..bener bgt, terutama klo mau belanja baju aq selalu minta foto aslinya, dlu prnh ketipu, brg aslinya g sebagus fotonya.. hiks..

  4. Saya pernah jualan online selama beberapa tahun. Ikut jualan juga di Instagram, tapi saya tidak pernah beli online lewat Instagram 🙂

    1. Kalau boleh tahu alasanya apa Mba?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *