Hobi Lain-lain

Amin Paling Serius

Semangat pagi, semuanya!

Sudah lama tidak menulis hal-hal berbau musik. Alasannya karena sedang menikmati masa-masa anak yang sedang lincah sambil membangun kembali kebiasaan membaca, baik blog maupun buku (no info hoax yaa). Ya, membaca itu penting banget teman-teman. Apalagi sambil ditemani secangkir teh hangat, kue kering lebaran dan musik. Yes, perfect! Pas banget, akhir Mei lalu musisi Indonesia, Sal Priadi dan Nadin Amizah merilis lagu berjudul Amin Paling Serius. Waktu Lae lihat teasernya di Youtube, ekspetasinya langsung pada lirik yang lebih puitis dari single-single sebelumnya dan aransemen musik yang ‘lembut’.

Ah…macem-macem aja Lae mah! ๐Ÿ˜‚Realitanya? Terjawab oleh lirik berikut

Amin Paling Serius

(Sal Priadi dan Nadin Amizah)

Aku tau kamu lahir dari
Cantik utuh cahaya rembulan
Sedang aku dari badai
Marah riuh yang berisik
Juga banyak hal-hal yang sedih

Tapi menurut aku kamu cemerlang
Mampu melahirkan bintang bintang
Menurutku ini juga karena hebatnya badaimu
Juga karena lembutnya tuturmu

Tuk petualangan ini
Mari kita ketuk pintu yang sama
Membawa amin paling serius
Seluruh dunia

Bayangkan betapa cantik dan lucunya
Gemuruh petir ini
Disanding rintik rintik yang gemas
Dan merayakan
Amin paling serius seluruh dunia

Aku tau kamu tumbuh dari
Keras kasar sebuah kerutan
Sedang aku dari pilu
Aman yang ternyata palsu
Juga semua yang terlalu baik

Tapi menurut aku kamu cemerlang
Mampu melahirkan bintang bintang
Menurutku ini juga karena lembutnya sikapmu
Juga sabarmu yang nomor satu

‘Tuk petualangan ini
Mari kita ketuk pintu yang sama
Membawa amin paling serius
Seluruh dunia
Bayangkan betapa cantik dan lucunya
Gemuruh petir ini
Disanding rintik-rintik yang gemas
Dan merayakan
Amin paling serius seluruh dunia
Amin paling serius seluruh dunia

Ternyata liriknya indah, story telling banget, dan pastinya easy listening. Gara-gara lirik ini, Lae jadi #autobaper. Serasa nostalgia pertama kali punya ‘rasa’ sama pria yang sekarang dan seterusnya jadi suami. Aciyeee ๐Ÿ˜„

Menurut Lae, liriknya menceritakan tentang dua insan berbeda latar yang saling memuja dan memuji ditambah ketidakpercayaan diri karena perbedaan itu. Ya, mungkin kita pun pernah memandang bahwa nasib orang lain lebih indah daripada kita. Padahal, siapa tahu di pandangan dia justru nasib kita yang baik. Melalui lirik lagu ini juga Lae semakin yakin, bahwa cinta dibangun oleh beragam perbedaan yang tetap satu misi. Membangunnya butuh waktu dan kebersamaan pastinya. Bener gak? Sepakat gak? Maafkan opini yang random ini yaa. Haha…

Teman-teman bisa menyimak lagu ini di Spotify atau YouTube-nya Sal Priadi. Oiya, video klipnya buat Lae lumayan keren. Konsep dan busananya pas dengan lagu yang dibawakan. Maaf yaa kalau sedikit sok tahu, ini mah komentar dari yang ‘awam’ saja. Hehehe…

 

Meskipun setiap orang memiliki selera musik yang berbeda, Lae berharap di Indonesia semakin banyak karya musisi seperti ini. Pesan tersampaikan, konsepnya bagus, liriknya indah dan lainnya. Ngomong-ngomong teman-teman sekarang lagi suka lagu apa? Yuk share jawabannya di kolom komentar. Barangkali musiknya bisa Lae masukan ke playlistlist lagu harian Lae. Lumayanย  sedikit hiburan sambil mengerjakan tugas domestik. Namanya juga ibu rumah tangga yang butuh hal-hal baru.

Terimakasih yaa sudah membaca tulisan ‘random’ ini. Semoga menjadi teman di sela-sela menikmati senjanya. Sampai jumpa di tulisan Laeย  berikutnya yang random. Hahaย  ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *