Site Loading

Assalamu’alaikum, semangat pagi teman-teman!

Musim hujan tidak lengkap rasanya tanpa menyantap makanan berkuah pedas, salahsatunya seblak. Seblak merupakan salah satu camilan khas dari Bandung yang berbahan dasar kerupuk basah. Pada awalnya seblak hanya berupa kerupuk kemplang yang diberi bumbu pedas saja. Namun seiring perkembangannya kini seblak dimasak dengan berbagai macam topping dan rasa yang beragam. Seperti siomay, tulang, ceker, batagor, cilok, kikil bahkan cheese ball yang biasanya dimasak untuk suki/ shabu-shabu/ steamboat.

Sebagai penggemar, Lae suka sekali makan seblak. Lagipula, siapa sih orang Bandung yang tidak suka makan seblak baik versi basah maupun kering? Sejauh ini semua orang yang Lae kenal menyukainya bahkan menjadi salahsatu kuliner incaran wisatawan saat berkunjung ke Bandung. Hingga akhirnya  tahun kemarin salahsatu teman dari luar kota membuka question box di Instagram Stories dengan pertanyaan “rekomendasi seblak di Bandung”. Tanpa berpikir panjang, Lae menjawabnya dengan “gimana wilayahnya. Mba sekarang posisinya lagi dimana?”.

 

Seblak Bandung Selatan VS Bandung Timur

Mengapa Lae jawab tergantung wilayah, jawabannya karena pedagang seblak di Bandung itu buanyaaaaaak sekali. Selain itu biasanya masing-masing wilayah memiliki pedagang seblak yang khas dengan rasa pedas yang beragam. Misalnya di Baleendah (Bandung Selatan), sejak jaman sekolah (2008) hingga sekarang rasa seblaknya cenderung pedas manis dan tak jarang pembeli request tambah agar lebih manis.

Sejak 2017 pindah ke Bandung Timur, tepatnya Arcamanik, Lae mencari seblak yang enak via online. Setelah beberapa kali memesan di tempat yang berbeda, kesimpulannya rasa seblak seblak di Bandung Timur cenderung ke pedas gurih. Berbeda dengan seblak yang biasa diorder di Baleendah. Sedangkan untuk toppingnya sama-sama beragam sampai dibuat pusing setiap kali order. Tak jarang request tambah gula agar rasanya masih masuk di lidah. Hehe…

Tapi kembali ke selera masing-masing, ya. Karena lagipula baik di Bandung Selatan maupun Bandung Timur resep pedagangnya bisa saja berbeda.

Seblaknya Warga Bandung Timur

Nah teman-teman, berikut ini Lae share empat rekomendasi seblak enak di Bandung Timur yang pernah Lae makan dan bisa teman-teman pesan juga via online:

  • Kedai Susu Mang Irin

Seblaknya mungkin tidak terlalu populer di kalangan foodies Bandung Timur, karena dari namanya saja kita akan langsung terpikir bahwa itu adalah tempat  menjual susu. Padahal, Kedai Susu Mang Irin, ia juga menjual aneka seblak, batagor, roti bakar, roti susu dan pisang tanduk.

Kedai Susu Mang Irin berlokasi di Jl. A.H. Nasution No.199, Sukamiskin, Kec. Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat 40294. Kedai sederhana kecil ini lokasinya berdekatan dengan Ninja Express Pasir Impun dan di pinggir jalan. Berdasarkan informasi dari aplikasi Go-Jek, kedai ini buka pukl 13.15-23.59 WIB.

Dari sekian banyak menu, biasanya lae memesan seblak special telur tiga topping khas mang iri. Toppingnya biasa pilih siomay, tulang, batagor dan tingkat pedasnya level satu saja  (cemen yaa? hehe). Untk harga menunya sendiri mulai dari 11.000 versi Go-Food, kalau datang langsung pasti lebih murah. Satu porsinya lumayan banyak, rasa kuahnya untuk level satu saja sudah lumayan pedas dan wangi daun jeruknya terasa.

  • Seblak Tulang Barbie

Seblak ini salahsatu langganan karena salahsatu cabangnya dekat rumah. Kebetulan ownernya adalah mamang sayur langganan di komplek dan kabarnya sudah memiliki enam cabang di Bandung. Bahkan di Bandung Timur saja ada di beberapa tempat, diantaranya Alfamart Sindanglaya, Indomaret Pasir Impun, Indomart Purbasari (dekat Rabbani) dan Cisaranten. Ciri khas gerobaknya berwarna merah dengan logo gambar Barbie.

Bagi teman-teman yang ingin memesan bisa via Go-Food, datang langsung ke lokasi atau memesan via Whatsapp di nomor 081315164692 dengan ongkos kirim yang lebih murah dibanding Go-Food. Buka setiap hari dari jam 10.00 – 20.45 WIB.

Ciri khas seblak ini tentu saja sesuai namanya, seblak tulang. Jika pada umumnya seblak itu kerupuk bertopping tulang, di sini tulang bertoppingkan kerupuk. Level pedasnya 1-5 dan biasanya Lae memesan pedas level dua. Harganya sendiri mulai dari 10.000 saja. Rasa seblaknya pedas gurih dan untuk warna kuahnya sendiri merah pekat dengan biji cabai yang utuh. Jadi pedasnya bukan dari cabai bubuk yaa…

  • Seblak Janda

Siapa yang tidak tahu seblak Janda? Sebelum masuk chanel Youtube MGDalenaf saja harus  antri panjang, setelahnya antrian makin membludak hingga parkiran semakin padat. Bahkan jika memesan via Go-Food pun membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan akhirnya harus memberikan bonus sebagai jasa mengantri+parkir (tergantung masing-masing, menurut Lae kasih tip aja yaa apalagi kalau drivernya sepuh).

Apa istimewanya Seblak Janda? Menurut Lae karen  jumlah toppingnya banyak, rasa pedas gurihnya ‘ngena’ ditambah lokasinya strategis. Yaitu di . Jl. A.H. Nasution, Pasir Endah, Kec. Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat 45474 (dekat Batalyon Zeni Tempur 9/1 Kostrad). Buka setiap hari mulai jam 16.00-23.59 WIB.

Lae biasanya memesan via Go-Food, menu yang sering dipesan biasanya seblak 3 varian+tulang yang dibandrol dengan harga 16.000. Mungkin jika teman-teman beli langsung harganya lebih murah dan bisa menikmati sensasi antri-makan langsung di sana.

  • Seblak Jubleg

Seblak pertama yang Lae coba sejak pindah ke Bandung Timur adalah Seblak Jubleg. Waktu dulu ceritanya pulang kerja lewat dan terlihat antrian panjang di sana. Lokasinya strategis banget, dekat Borma Pasir Impun (Jl. A.H. Nasution No.127b, Pasir Impun, Kec. Mandalajati, Kota Bandung, Jawa Barat 40195).

Akhirnya Lae pesan seblak via Go-Food dan lamaaaaaa banget sampainya. Kata mamang driver antrinya panjang banget, karena penasaran jadi tetap ditunggu saja (jangan lupa kasih tip). Waktu itu Lae pesan “seblaknaik  kelas dua” dengan pedas level dua. Rasanya? buat Lae yang terbiasa makan seblak pedas manis jujur rasanya pedeuuuus banget tapi suka sama toppingnya yang bersih. Kan suka ada seblak yang topping tulang/siomaynya sudah lama jadi tercium bau dll.

Harga Seblak Jubleg mulai 12.500 dan buka mulai jam 10.00-19.45 WIB. Berhubung semakin sekini tahu ada seblak yang lebih dekat jadinya sampai sekarang belum order Seblak Jubleg lagi. Oiya, kini tersedia seblak instannya juga, lho!

Jadi, Seblak Mana yang Enak?

Kalau ditanya enak yang mana, semuanya enak dan memiliki penggemar setianya masing-masing. Kalau ditanya menurut Lae recommended yang mana, penjelasannya cukup panjang. Tapi sebelumnya disclaimer ya, ini hanya pendapat pribadi yang memang preferensi rasa seblaknya sejak dulu lebih suka pedas manis.

Dari segi rasa, Lae suka seblak di Kedai Susu Mang Irin dan Seblak Tulang Barbie. Warna kuahnya merahnya terlihat dari cabai asli, wangi jeruknya sama-sama terasa. Biasanya Lae tambahkan gula pasir agar rasanya lebih cocok di lidah. Kalau teman-teman memesan topping topping tulang/ceker jangan khawatir kotor/bau, karena selama Lae pesan selalu bersih, namun alangkah lebih baik jika ukuran tulang/cekernya diperbesar. Meskipun memengaruhi harga tapi pasti ini sangat dinantikan oleh penggemar seblak di Bandung Timur, auto repurchase!

Sedangkan bagi teman-teman yang lebih menyukai sensasi rasa pedas gurih, Seblak Janda dan Seblak Jubleg bisa jadi pilihan yang tepat. Untuk kebersihan toppingnya sejauh ini bersih-bersih saja, tidak pernah ada kejadian siomay/tulang yang bau. Sebelum pandemi biasanya banyak pembeli yang dine-in, mungkin sekarang juga masih tapi lebih baik memesan via Go-Food karena situasi pandemi.

Finally

Demikian empat rekomendasi seblak enak di Bandung Timur versi Lae. Tidak apa-apa jika teman-teman kurang setuju, karena setiap orang memiliki preferensi rasa yang berbeda. Nah, jika teman-teman punya rekomendasi kuliner seblak di Bandung Timur selain tempat-tempat di atas, bisa langsung tulis yaa nama seblaknya di kolom komentar.

Terima kasih sudah membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat dan jangan lupa tetap utamakan makanan sehat dan olahraga yang cukup. Karena bagi seblak sekadar camilan, bukan makanan pokok yang auto sehat. Apalagi di Bandung, banyaaaak banget kuliner yang tetap enak, kenyang dan bergizi.

Baca: Wisata Kuliner di Bandung Ala Lae

Sampai jumpa di tulisan Lae berikutnya, ya 😉

Wassalamu’alaikum

13 thoughts on “4 Rekomendasi Seblak di Bandung Timur, Sudah Coba?

  1. Saya di Bandung timur jugaaa teh, selama ini cuma tau seblak janda tapi blum pernah beli males antri. Kalau yang lainnya saya baru tau nih, biasa beli seblak disebelah rumah aja hihi

  2. Haduuuh rasanya jadi pengen langsung ke Bandung 😆 Kalau di Sukabumi, seblak yang laris manis biasanya yang banyak pilihan seblaknya: kerupuk, otak2, cilok, siomay, mie, pasta, dll. Jadi yang bisa dipilih disini seblaknya & topingnya 🤤 raos pisan pokokna mah!

  3. Sejujurnya aku malah belum pernah nyobain seblak sama sekali mbak. Ngiler sih kalau ngeliat foto-fotonya, kayaknya super spicy, tapi belum pernah kesampaian nyobain. Hehe..

  4. Jujur aja aku blm pernah sih nakan seblak hehehee tp dari fotonya ini menggoda bgt yaa kuahnya sampe merah merona gt pedesnya pasti juara deh 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Secondary Navigation