Puisi

3 Kenangan Masa Kecilku

Halo teman-teman 🙂

Waaah tidak terasa Lae sekarang sudah punya anak. Rasanya ingin bernostalgia dengan masa kanak-kanak. Apakah teman-teman memiliki kenangan masa kecil yang memorable sampai sekarang?

Lae punya, banyaaaak banget.

  1. Pernah Hilang di TMII

Jangan ketawa dulu, ya. Jadi waktu usia Lae 3 atau 4 tahun berlibur ke TMII. Katanya dulu kondisi di sana memang sedang ramai. Tiba-tiba Lae hilang dan membuat panik keluarga, sampai-sampai mereka mencari di sekitar TMII. Mau tahu Lae kemana? Katanya Lae ditemukan sedang bersama pak Satpam. Duh, gak kebayang kalau dulu beneran hilang. Hari ini dimana ya?

2. Nyinden dari Panggung ke Panggung

Pernah mendengar kata ‘imtihan’? Artinya kurang lebih event hiburan di acara islami (maaf kalau salah). Jadi waktu itu Lae masih TK, berhubung rumah dekat Madrasah jadi setiap sore ikut pengajian. Setiap acara besar keagamaan mereka selalu mengadakan ‘imtihan’. Untuk meramaikannya semua murid diharuskan tampil. Baik itu mengaji, sholawatan, hingga qosidah.

Berhubung dulu sedang hits lagu-lagu Dhea Ananda, Sulis, dan Wafiq Azizah jadi Lae dan kakak (haha) selalu satu grup dan menyanyikan lagu mereka. Alhamdulillah menyanyi juga salahsatu pekerjaan freelance Lae sejak kuliah. Kapan ya Lae terakhir manggung? yang ada ditarik nyanyi ke panggung waktu pernikahan dan sepertinya kemampuan menyanyi sudah meleburrrr.

3. Baca Puisi di Depan Keluarga Besar

Kalau diingat-ingat, sedikit malu tapi bangga juga 😀

Jadi, sejak kelas 3 SD Lae mulai suka menulis dan mengikuti lomba membaca puisi. Alhamdulillah waktu itu pernah juara 1 membaca puisi se-SD di acara pesantren kilat. Saat mudik ke kampung, tepatnya Panjalu Ciamis, keluarga yang tahu langsung request Lae membaca puisi sebelum buka puasa. Bayangkan, dulu harus berdiri di atas meja kayu untuk membaca puisi tentang kematian kalau tidak salah (soalnya endingnya nyantumin kata Yasin 83 ayat) di depan keluarga besar. Jadi jangan heran kalau saat kumpul bersama keluarga selalu disinggung tentang membaca puisi, mengisi ceramah atau aktivitas public speaking lainnya.

Nah, itu dia tiga dari sekian banyak moment masa kecil Lae yang memorable. Bukannya tidak mau berbagi lebih banyak, tapi karena membahas hal ini terlalu menyenangkan. Bisa-bisa nanti tulisannya jadi super panjang. Atau bahkan bisa jadi berurai air mata karena tidak sedikit juga hal yang menyedihkan di masa kecil.

Terimakasih sudah membaca, sampai jumpa di postingan berikutnya ya 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *