Site Loading

Haihaihaiiiii!

Welcome back, Lae!

IMG-20181003-WA0000

Yap, setelah beberapa bulan vakum nulis, tepatnya setelah cuti melahirkan, resign kerja hingga akhirnya jadi Ibu Rumah Tangga (IRT), akhirnya Lae nulis lagi. Kali ini Lae berkolaborasi dengan Bandung Hijab Blogger akan menulis tentang tiga inspirator wanita yang perjalanan hidupnya WAJIB dijadikan panutan hidup di jaman milenial yang penuh dengan hal yang bisa menjerumuskan kita kemana saja. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:

  1. Rosmawati (My Mother)

Mamah, adalah inspirator hidup Lae yang tidak akan pernah lekang seumur hidup. Perjalanan keluarga kami sering mengalami pasang surut. Ibarat naik roller coaster yang menantang tapi tetap seru. Di saat-saat seperti itu Mamah memegang peran yang sangat penting dalam membentuk mental anak-anaknya agar kokoh dan mengatur finansial. Bagaimana pun caranya anak-anaknya harus bisa sekolah tinggi.

Tidak jarang Lae mendengar bisikan miring tentang mamah yang katanya pelit, tidak membiarkan anak-anaknya hedonis seperti anak-anak pada umumnya. Sebagai anak, Lae harus positive thinkingToh, kalau ada keperluan untuk pendidikan dan keperluan keluarga Mamah tetap sosok yang paling terdepan.

IMG_0234
Foto: Mamah, dan ketiga putrinya. Sumber: Dokumen Pribadi

Tapi percayalah, di balik sikap tegas dan kerasnya seorang Mamah, terdapat hati yang lembut dan tidak tega saat anaknya kesakitan. Kalau ditanya mana buktinya, banyak banget! Gak bisa disebutin satu persatu dan balaslah dengan do’a serta perbuatan yang baik. Semoga sampai akhir hayat Lae bisa berbakti padanya. Amiin yaa Robbal Aalamiin.

2. Diajeng Lestari (CEO Hijup)

Diajeng-Lestari
Foto: Diajeng Lestari (CEO Hijup) Sumber: Sepositif.com

Muslimah milenial mana yang hari gini belum pernah belanja di e-commerce Hijup.com? Pasti hampir semua teman-teman pernah belanja di sana. Bukan tanpa alasan, Hijup.com menyediakan berbagai keperluan fesyen muslim hingga make-up yang lengkap dari  brand lokal hingga mancanegara.

Nah…

Di balik Hijup.com terdapat seorang CEO dengan talenta yang luar biasa bernama Diajeng Lestari. Sebelum mendirikan Hijup, ia merupakan karyawan swasta di Jakarta. Dengan tekad dan semangat yang kuat, tahun 2011 ia mendirikan Hijup. Pada awalnya, istri dari CEO bukalapak.com, Achmad Zaky, sempat mengalami kesulitan. Sebab ia harus merangkap sebagai Direktur dan Manager. Sedangkan untuk bagian IT dibantu suaminya.

Kini Hijup berkembang besar dan sukses. Tidak hanya toko berbasis online, toko offline pun hadir di beberapa kota di dalam dan luar negeri. Selain berjualan, Hijup juga mengadakan beragam event positif seperti kajian islami di berbagai kota. Hal ini membuktikan bahwa Diajeng Lestari seiring waktu memiliki SUPERTEAM yang solid. Hal ini tentu menginspirasi Lae  untuk menjadi muslimah yang out of the box, mau berkembang dan tentunya harus berjiwa enterpreuner. Itu masih PR Lae!

3. Rabi’ah Al-Adawiyah

Mungkin di jaman sekarang namanya tidak terlalu terkenal. Namun bagi pecinta syair dan dunia Tasawuf namanya sangat istimewa. Terlepas dari dunia Tasawuf yang penuh  pro dan kontra, Lae lebih ingin mengenalnya sebagai wanita dengan karya yang bernilai spiritual.

Berdasarkan informas

14850933775884ba019f968
Foto: Animasi Muslimah Sumber: nu.or.id

i dari Wikipedia, Rabi’ah Al-Adawiyah lahir diperkirakan lahir antara tahun 713 – 717 Masehi, atau 95 – 99 Hijriah, di kota Basrah, Irakdan meninggal sekitar tahun 801 Masehi / 185 Hijriah. Semasa hidupnya ia adalah wanita yang zuhud, yaitu tidak memiliki ketertarikan pada dunia dan menyerahkan hidup sepenuhnya pada Allah SWT. Ia menginspirasi Lae untuk menjadi muslimah yang memahami kembali makna cinta #ciyeee melalui beragam syairnya yang indah, salahsatunya syair berikut ini.

Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu
Hingga tak ada satupun yang mengganguku dalam jumpa-Mu
Tuhanku, bintang gemintang berkelip-kelip
Manusia terlena dalam buai tidur lelap
Pintu pintu istana pun telah rapat
Tuhanku, demikian malam pun berlalau
Dan inilah siang datang menjelang
Aku menjadi resah gelisah
Apakah persembahan malamku, Engkau terima
Hingga aku berhak mereguk bahagia
Ataukah itu Kau tolak, hingga aku dihimpit duka,
Demi kemahakuasaan-Mu
Inilah yang akan selalau ku lakukan
Selama Kau beri aku kehidupan
Demi kemanusian-Mu,
Andai Kau usir aku dari pintu-Mu
Aku tak akan pergi berlalu
Karena cintaku pada-Mu sepenuh kalbu

Indah, kan, teman-teman? Syair-syairnya menginspirasi Lae juga dalam menulis syair agar ‘bernyawa’.

Itu dia tiga inspirator wanita di jaman milenial versi Lae. Siapa pun inspiratornya, pastikan mereka adalah sosok-sosok positif agar hidup kita terarah. Nah, bagaimana dengan versi teman-teman? Berikut ini jawaban versi teteh-teteh anggota Bandung Hijab Blogger: Revina, Anis, Puspa, Hani, Mega, Afifah, Sukma, Grandys, Rahayu, Rani, Rahmi.

Semoga tulisan ini membawa berkah untuk kita semua. Sampai jumpa di tulisan Lae berikutnya yaa 😉

0 thoughts on “3 Wanita Inspiratif di Jaman Milenial

  1. Ibu itu memang inspirasi terbesar yaa say…
    Duhh, ku baru tau ceo hijup istri ny ceo bukalapak, hebattt yaa bisa sama2 majuu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Secondary Navigation